Cara Menigkatkan Bisnis Kamu Dengan Mudah

Sebagai pelaku bisnis pasti faktor satu ini jangan samai terlewat yaa, ibarat melakukan kegiatan sehari-hari seperti contoh dibawah:

Pagi ini Mimin baru saja mengisi survey kepuasan pelanggan dari sebuah provider jaringan kabel. Dan Mimin jadi ingat nih, kamu pernah buat hal serupa untuk usaha atau bisnis mu belum?

“Tapi… kapan bisa baca dari review konsumen, Min”

Ya, itu bener sih, tapi survei tuh, ada manfaat lebihnya, lho. Cara ini bisa kita masukin ke langkah untuk evalusi bisnis kita.

Menurut Mimin sih, evaluasi sama pentingnya dengan membuat rencana.

Btw, kemarin waktu kita ngobrolin motivasi, Mimin juga sempat menyinggung masalah evaluasi sedikit, meski dengan bahasa lain, “rencana juga membantu kita tahu, apa yang telah kita lakukan”.

Yang Mimin maksud disini, sebetulnya adalah evaluasi terhadap rencana tersebut.

Alurnya kira-kira begini: Rencana →  action →   pencatatan →  evaluasi

Karena rencana tanpa evaluasi juga tidak artinya kan, kita tidak tahu apakah rencana yang kita jalankan sudah berhasil atau tidak.

Dan evaluasi nggak hanya tentang kepuasan pelanggan. Itu hanya salah satu bagian dari evaluasi.

Sekarang masalahnya, kapan nih, bisnis perlu dievaluasi?

Apakah setelah bisnis sekian lama tapi bisnis ternyata nggak kemana-mana?

Apakah setelah setiap hari rasanya ada order tapi ngintip rekening, saldonya bikin jantungan?

Nah,yang satu  ini sih terserah kamu, tergantung dari strategi bisnis ataupun rencana yang kamu buat.

Evaluasi sih, harusnya masuk dalam business plan juga, ya. Dan memang perlu ditentukan di awal.

Jadi gimana? mau evaluasi kapan..

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *