Cara Menjadi Womenpreneur Sukses

Womenpreneur

Menjadi seorang womenpreneur memang butuh kerja keras dan penuh tekanan, terutama karena wajib menyeimbangkan antara kebutuhan keluarga dan bisnis.

Tapi hasil yang diperoleh dari usaha ini sungguh sangat menjanjikan, baik dalam bentuk uang ataupun kepuasan. Wajar kalau dari hari ke hari, semakin banyak saja wanita yang terjun ke bidang pekerjaan ini. 

1. Kenali karakter pribadi

Womenpreneur

Sebelum memulai bisnis, pastikan jika kamu memang cocok masuk ke dunia entrepreneurship. 

Berwirausaha adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu, penuh tantangan, dan buruh waktu untuk berhasil. 

Dan untuk sukses menjadi seorang wirausaha, kamu perlu bisa memotivasi diri sendiri, berani memutuskan, tangguh, dan optimis. 

Seorang womenpreneur tahu apa yang harus dilakukan saat semua tidak berjalan sesuai rencana. Dan berani mengambil resiko jika memang akan menghasilkan hasil yang besar. 

Seorang womenpreneur juga perlu bisa mengatur waktu dan bisa memilih prioritas pekerjaan. 

Jika karakter di atas memang kamu miliki, artinya kamu bakal sukses untuk menjadi seorang entrepreneur. Baik untuk terjun ke dunia digital marketing, menawarkan jasa profesional atau sekedar menjual produk buatan sendiri.

Bagaimana jika karakter di atas tidak kamu miliki, tapi kamu tetap ingin menjadi seorang entrepreneur? 

Mulailah dari melatih diri agar bisa memiliki karakter seorang entrepreneur. Kamu bisa memulai dengan melatih poin-poin di bawah ini.  

2. Tahu kapan dan bagaimana membuat prioritas 

Womenpreneur

Baik berprofesi sebagai wirausahawan, ataupun ibu rumah tangga biasa, waktu semua ibu sama, 24 jam.

Jadi wajib buatmu untuk bisa menggunakan sumber daya ini dengan tepat. 

Berusaha menyelesaikan banyak hal dalam satu waktu hanya akan menyebabkan stres dan membuatmu merasa kelelahan. 

Jadi biasakanlah membuat prioritas. 

Awalnya mungkin akan susah. Dan sebagai entrepreneur biasanya kamu akan melihat semua pekerjaan terlihat penting. Baik itu pekerjaan bisnis, ataupun pekerjaan rumah tangga. 

Dan untuk dapat melakukannya, mulailah dari kebiasaan mengatur waktu. 

Buat apa saja yang ingin kamu selesaikan di hari berjalan. Kemudian prioritaskan pekerjaan dari daftar tersebut. 

  • Penting dan  harus selesai saat ini
  • Penting, tapi bisa diselesaikan nanti 
  • Tidak penting tapi dibutuhkan saat ini 
  • Tidak penting dan tidak perlu selesai saat ini

Ukuran penting disini adalah pekerjaan tersebut bantu kamu mencapai tujuan bisnismu. 

Jadi, untuk hal yang “tidak penting” (tidak membantu mencapai tujuan bisnis) maka cobalah untuk delegasikan. 

Beberapa pekerjaan rumah tangga seperti mencuci dan setrika biasanya bisa kamu delegasikan. 

Tapi tentu hal ini tergantung dengan prioritas dalam hidup. Karena tidak penting untuk satu orang, bisa jadi hal krusial untuk yang lain. 

Intinya, jadikan urutan prioritas, mengatur waktu adalah sebagai cara agar sedikit menyeimbangkan hidup dan menghindarkan kamu dari stres yang sering melanda para womenpreneur. 

3. Delegasikan jika mungkin

Womenpreneur

Seperti yang PanduanBisnis sebut diatas, wajib bagi womenpreneur untuk tahu kapan mendelegasikan tugas. 

Tahu membuat prioritas itu penting, tapi penting juga untuk tahu kapan mendelegasikan tugas tersebut. 

Kalau kamu punya toko online, mengepak pesanan dan mengirimkan pesanan adalah tugas penting dan harus segera diselesaikan. Dan tentu ini harus menjadi prioritas. Tapi pekerjaan ini juga dapat didelegasikan bukan? Jadi, belajarlah untuk memberikan pekerjaan tersebut pada orang lain. 

Seringkali karena rasa tanggung jawab yang besar juga rasa “sayang pada bisnis” membuat para womenpreneur ingin melakukan semua sendirian, agar memenuhi standar seperti yang diharapkan. Tapi ini berarti kamu telah menggunakan waktumu yang berharga untuk hal yang sebetulnya tidak perlu kamu kerjakan sendiri. 

Jadi biasakan membuat standar hasil kerja, dan berikan pekerjaan yang tidak tahu bagaimana cara melakukannya atau pekerjaan yang menurut mu menghabiskan banyak waktu. 

Misalkan membuat logo untuk toko olshop, menjawab pertanyaan calon pelanggan, membangun website dan lain sebagainya. 

4. Punya semangat belajar hal baru

Womenpreneur

Sesukses apapun seorang womenpreneur, ada masa memulai semuanya dengan ketidakpastian dan ketidaktahuan. 

Dan kalau kamu sedang ada di posisi ini, hal itu wajar kok, tidak perlu merasa bersalah. Intinya kamu mau terus belajar, baik dari membaca buku ataupun menyimak pengalaman orang lain. 

Jangan lupa, buat catatan penting apa yang sudah kamu pelajari, praktekkan, dan hasil dari praktek tersebut. 

Tips lainnya, berkumpullah dengan mereka yang memiliki tujuan yang sama denganmu. Jika mungkin milikilah seorang mentor atau belajarlah ketrampilan dari seorang yang sudah ahli, terkait hal-hal yang kamu merasa sulit untuk mempelajarinya sendiri. 

5. Percaya diri sendiri dan yakin pada yang kamu lakukan

Womenpreneur

Hidup mungkin terasa sedikit keras atau tidak adil pada wanita, apalagi dalam bisnis. Karena itu penting untuk membangun ketangguhan diri saat memulai bisnis. 

Seberapa pun besarnya bisnismu, akan selalu ada orang yang rendah dan mengecilkan perjuangan dan kesuksesanmu. 

Tapi selama kamu percaya pada diri sendiri, dan yakin pada ide bisnismu, juga tahu bagaimana membedakan kritik yang menjatuhkan dan kritik yang membangun; kamu akan cenderung menganggap feedback negatif sebagai hal biasa, dan berhenti mencari persetujuan apa yang kamu lakukan adalah benar. 

6. Tahu kapan waktu berhenti

Womenpreneur

Berprofesi sebagai seorang womenpreneur rasanya memang tidak pernah berhenti. Bisnis, pekerjaan rumah tangga, bisnis lagi, rumah tangga lagi, nyaris tak berbeda. 

Hanya kamu yang bisa membuat jeda. 

Inilah salah satu manfaat terampil mengatur waktu, membuat prioritas dan mendelegasikan pekerjaan. 

Luangkan juga waktu untuk selalu bersyukur, atas apa yang kamu sudah kamu lakukan dan peroleh di hari yang berjalan. 

Wrap up

Womenpreneur

Banyak yang bilang, selama ada kemauan pasti ada jalan dan hal ini benar adanya jika terkait dengan bisnis yang kita usahakan. 

Perjalanan membangun bisnis mungkin melelahkan dan sulit, tapi percayalah, hasil yang akan kamu peroleh akan sangat memuaskan. 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *