Mau Berbisnis? Berikut Tips Bisnis Buat Pemula

Banyak yang ngerasa fokus itu penting bagi kita sebagai bisnis owner, Dan sering banget fokus kita terganggu karena ada rasa terkomporin oleh kawan yang punya bisnis berbeda tapi bisa cepet berkembang.. Nah ini kadang bikin galau galau gimana gitu hehehe

Eh, tapi ini beneran lho, gimana coba perasaan teman-teman, kalo tiba-tiba ada seorang kawan yang datang bercerita tentang bisnis yang baru ia rintis 3 bulan, tapi sekarang hasilnya sudah 5 kali balik modal?

Kira-kira teman-teman akan putar haluan, belok kanan, atau tetap pada usaha yang sedang teman-teman rintis?

Sebagai pebisnis, memang mudah sekali kita tertarik dengan klaim “mempercepat Anda menuju kesuksesan”

Wajar jika ada kelas bisnis pengennya segera daftar. Tapi begitu kelas usai, prakteknya “nanti dulu deh, nunggu waktu yang tepat.”Ada buku baru tentang leadership dan booming, segera beli.

Padahal buku marketing yang kemarin baru dibeli, dibuka plastiknya saja belum. Sering seperti itu?

Hati-hati, bisa jadi teman-teman terkena Shiny Object Syndrome, alias sindrom nggak bisa fokus karena tergoda oleh rumput tetangga.Shiny Object Syndrome biasanya terjadi karena 2 K

1. Ketakutan alias FOMO (Fear of Missing Out)
2. Keserakahan

Ya memang sudah sifat dasar manusia seperti itu, susah melepas godaan dari hal-hal yang terlihat bersinar. Ditambah sifat dasar kita memang selalu pengen punya lebih kan, Jadi apa yang harus kita lakukan?

Shiny Object Syndrome, kadang memang bagus karena membuat kita belajar hal baru atau keterampilan baru.

Sayangnya, sindrome ini lebih banyak merusak, dibanding menguntungkan kita. Salah-salah penderitanya bisa frustasi dan minder karena merasa tidak pernah sanggup menyelesaikan setiap pekerjaan yang dihadapannya.

Jika teman-teman punya gejala SOS diatas, coba ikuti 3 langkah latihan untuk lebih fokus pada apa yang teman-teman kerjakan

Gimana caranya kita melatih fokus?

1. Pertimbangkan ulang
Saat ada ide bisnis baru menghampiri, atau kesempatan yang sepertinya menggiurkan untuk dicoba, coba pertimbangkan sekali lagi.

Oke, saat ini jualan kita sedang mandek, nggak nambah item, untung juga segitu-gitu aja. tapi kalau ganti haluan bisnis baru, apa iya hasilnya akan benar-benar seperti bayangan kita? Ingat tidak selamanya yang kelihatan bersinar itu emas.

Jadi lebih baik pertimbangkan masak-masak sebelum ganti haluan.Dikerjakan dua-duanya bersamaan? Boleh, kalau teman-teman bisa membagi fokus.

Tapi sayangnya, sedikit sekali orang yang dapat fokus dalam dua hal yang bersamaan. Lebih banyak yang berantakan, daripada yang berhasil.

2. Nggak selamanya yang baru itu akan lebih baik
Antusiasme terhadap ide baru, bisa saja mengaburkan penilaian kita akan hal tersebut.

Bagaimana jika dihitung terlebih dahulu biaya juga waktu yang sudah teman-teman gunakan selama ini, sebelum melangkah mencoba hal baru.

Ingat, jika mencoba hal baru dan sama sekali berbeda, itu artinya teman-teman harus memulai lagi dari titik nol.

Sanggupkah teman-teman menanggung kembali semua konsekuensi?

3. Riset
Jika kesempatan baru tersebut sudah pernah dicoba orang lain, cobalah untuk melakukan riset apakah ide yang diberikan benar-benar layak dicoba, tidak hanya sekedar sugar coating saja? (pokoknya hanya menampilkan yang manis-manis saja deh)

Riset terus sampai teman-teman yakin dengan pilihan baru tersebut.

Hampir semua ahli produktivitas atau pun orang-orang yang sudah terkenal dengan kesuksesannya menyetujui satu hal, fokus pada satu pekerjaan adalah lebih baik.

Karena itu jika memang punya gejala Shiny Object Syndrome, segeralah perbaiki.

Biasakan menulis goals atau tujuan yang kita capai, dan sering-seringlah membacanya lagi.

Cara ini juga akan membantu teman-teman fokus pada tujuan bisnis yang sedang teman-teman rintis.

Sekian tips produktivitas semoga bermanfaat yess..

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *