Mental mompreneur, maksud dan manfaatnya

mental mompreneur

Sebelum memulai bisnis, ada baiknya mama miliki mental sebagai seorang pebisnis terlebih dahulu.

Sikap mental atau cara pandang mama terhadap sebuah situasi tertentu. Cara pandang ini akan sangat membantu kesuksesan mama dalam berbisnis. 

Contoh mudahnya seperti ini, untuk berani mulai jualan, mama perlu berani melakukan riset baik online maupun offline. Ada dua hal yang perlu mama miliki untuk melakukan riset, waktu dan keberanian melakukan interview. 

Nah, dibagian ini nih, yang sering menjadi penghalang untuk para mama, belum juga mulai riset kadang sudah beralasan, 

Waduh, saya sibuk sama anak”,

 “Aduh, aku malu deh, kalau kudu wawancara calon pelanggan”

 “Aku tipe orang yang nggak bisa ngomong”. 

Nah, jika belum mulai saja sudah banyak alasan, mungkinkah bisnis mama akan berjalan dengan baik? 

Dalam berbisnis, mama akan dihadapkan pada banyak situasi yang mungkin mama pernah bayangkan, dan (seringnya) tidak pernah mama duga sebelumnya. Disinilah kekuatan mental mama sebagai seorang entrepreneur akan sangat membantu untuk menghadapi setiap cobaan dalam bisnis. #tsah

Jadi, sikap mental seperti apa saja yang perlu dimiliki sebagai seorang mompreneur? Cek daftarnya di bawah ini ya: 

1. Percaya diri

mental mompreneur

Kembali lagi ke contoh di atas, alasan-alasan di atas sering muncul karena sebenarnya mama kurang percaya diri terhadap diri mama sendiri. Padahal cara pandang terhadap diri sendiri akan sangat menentukan kepercayaan diri mama.

Percaya diri penting dimiliki oleh seorang pebisnis karena mama butuh terus-terusan membuat keputusan, menentukan prioritas, berani belajar hal baru, juga melakukan terobosan terkait bisnis mama. 

Jadi, cobalah untuk mengubah cara pandang mama terhadap diri sendiri. Misalkan dengan 

  • Mengubah identitas; dari “mama gaptek” menjadi “mama yang masih butuh belajar.”
  • Mengubah cara berpikir menjadi lebih positif; dari “udah emak-emak, sulit belajar” menjadi “saya butuh waktu lebih lama untuk memahami. Insya Allah, pengalaman belajar dulu bisa saya pakai untuk memahami materi baru.”
  • Mengubah cara menyampaikan hambatan dengan lebih positif; dari “Sulit banget, nih!” menjadi “Menantang banget, sih!”

2. Niat dan keyakinan yang tepat

mental mompreneur

Menjadi seorang pebisnis kadang dianggap sebagai pekerjaan yang kurang baik karena motivasinya adalah menghasilkan uang. 

Masih ditambah dengan pemahaman jika uang bisa menjadi sumber petaka seseorang. 

Tapi lucunya, kenapa setiap hari kita menghabiskan hampir sebagian besar waktu kita untuk mencari uang, ya Ma?

Uang memang bisa menjadi sumber petaka, tapi uang juga bisa menjadi sumber berkah dan manfaat untuk sesama. Dengan banyak uang mama juga akan lebih mudah berdonasi, membantu sesama, membahagiakan keluarga dan lain sebagainya. 

Karena itu, ubah dulu cara pandang mama tentang bisnis, termasuk anggapan mama tentang uang. 

Niatkan berbisnis untuk membantu suami agar lebih mandiri, mempermudah anak terhadap akses pendidikan yang lebih baik, lebih mudah bersedekah, dan seterusnya. 

Mempunyai niat dan keyakinan yang tepat tentang bisnis, akan membantu mama lebih tangguh dan sabar menghadapi proses bisnis. 

3. Berani mencoba 

mental mompreneur

Salah satu resep bisnis yang sukses adalah inovasi. Di luar sana, sudah banyak bisnis besar yang tumbang karena menolak inovasi. 

Karenanya mama perlu punya sikap berani mencoba hal baru jika ingin mulai berbisnis, bertahan, atau malah mengembangkan bisnis. 

Jangan biasakan membuat alasan sebelum mencoba. Jika menemui hambatan cobalah untuk fokus pada solusi bukan masalah. 

Tidak punya waktu untuk urusan rumah tangga dan bisnis, cobalah membuat prioritas. 

Tidak bisa paham bagaimana cara buat iklan yang asik, cobalah latihan setiap hari

Tidak tahu bagaimana jualan online di FB, cobalah luangkan waktu untuk belajar. 

Berani mencoba hal baru dan terbiasa melampaui batas kemampuan akan sangat membantu bisnis mama bertahan dan berkembang. 

Tips membangun mental pebisnis 

mental mompreneur

Mengubah mindset yang sudah kita miliki sedari kecil memang bukan hal yang mudah. Mindset tersebut sudah mendarah daging dalam keseharian kita. tapi, tidak berarti kita tidak bisa mengubahnya. 

Berikut ini beberapa hal yang bisa mama lakukan untuk mengubah mindset dan memiliki mental pebisnis yang sukses 

1. Luangkan waktu untuk mengenali hambatan mama selama ini

Trik ini mungkin terdengar konyol, tapi kalau mama sendiri tidak tahu apa saja yang menjadi penghambat mama, atau mindset salah yang mana yang selama ini mama miliki; mama tidak akan pernah bisa membuat perubahan. 

2. Ubah pikiran buruk dengan pikiran yang baik

KIta sering mendengar nasehat untuk selalu berhati-hati dengan pikiran, karena pikiran juga bisa menjadi doa dan harapan. 

Fakta lainnya, pikiran kita sebetulnya hanyalah sebuah peta, bukan gambaran kejadian yang sebenarnya. 

Coba mama lihat gambaran daerah tempat tinggal mama di Google Maps, apakah sama persis dengan kondisi nyata di daerah mama? Tentu tidak bukan? 

Begitu juga dengan pikiran kita. Banyak kejadian buruk yang kita pikirkan ternyata tidak terjadi seperti dalam pikiran kita. Nah, jadikan peristiwa seperti ini sebagai cara untuk mengubah pikiran buruk yang biasa menghampiri mama. 

“Aku kalau bisnis pasti gagal. Sudah coba jualan berkali-kali bangkrut melulu.” Gantilah dengan “Aku akan melakukan evaluasi dan belajar lagi, agar aku punya persiapan wirausaha yang cukup.”

3. Praktekkan mindful life

Saking otomatisnya hidup kita, kadang kita makan minum saja tidak sadar apa yang sebetulnya kita makan dan minum. Kita menyerahkan takaran makan dan minum pada rasa kenyang dan begah di perut. 

Begitu juga dengan pikiran kita, kita sering menggantungkan fokus pada kejadian kemarin dan masa akan datang, hingga lupa jika kita hidup di masa kini. 

Jika mama ingin mengubah mindset mama dan memiliki mental pebisnis yang lebih baik, cobalah untuk belajar hidup lebih mindful, hidup di saat ini, tidak terkukung pada ingatan di masa lalu, sekaligus tidak mengkhawatirkan kejadian di masa depan. 

Ambil pelajaran dari kejadian buruk di masa lalu, buat rencana untuk masa depan, tapi tetap fokus pada peristiwa dan kejadian saat ini. 

4. Miliki visi pribadi seperti apa yang mama inginkan 

Resep lain untuk mengubah mindset adalah memiliki gambaran yang jelas, mama ingin menjadi pribadi seperti apa di masa depan. Mama dapat menuliskan gambaran ini pada lembaran tertentu seperti vision board. 

Buatlah gambaran tersebut dengan spesifik, dan letakkan di tempat mama mudah lihat. Sering-sering melihat visi hidup kita, akan membantu alam bawah sadar kita menyadari tujuan hidup kita dan perlahan mengubah mindset yang tidak sesuai dengan visi tersebut. 

Kesimpulan

mental mompreneur

Bisnis merupakan kegiatan yang membutuhkan fokus, waktu, dan tenaga lebih. Akan lebih baik jika mama juga memasukkan daftar “memupuk mental pebisnis” ke dalam persiapan wirausaha, agar bisnis yang mama jalankan sukses dan lancar. 

Semoga tips di atas dapat membantu mama memiliki mental mompreneur yang tepat dan membantu kesuksesan bisnis mama. Selamat coba, jangan lupa bagikan pengalaman mama terkait bisnis.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *