Panduan Berjualan Lengkap Para Master Facebook!

Yuk melanjutkan artikel sebelumnya, tentang panduan berjualan di facebook. Facebook berubah dengan pesat dari tahun ke tahun, Familiar dengan yang dibawah ini? Saya yakin setiap pengguna FB pasti kenal ini.

Cuman banyak yang nggak tahu namanya. Ini namanya News Feed. Saya pakai FB bahasa Inggris, jadi namanya itu. Kalau ada yang tahu istilah Indonesia nya, tolong kasih tahu saya di komen.

Di news feed, kita akan mendapatkan banyak postingan dari kawan-kawan dekat kita. Kenapa saya bilang dekat? Karena tidak semua postingan teman kita muncul di sini. Hanya kawan yang dalam kurun waktu tertentu pernah saling komen, like, saling berkirim pesan lah yang postingannya muncul di newsfeed kita.

Ini studi kasus saya. Dulu ketika saya aktif ikut mengembangkan sebuah video game untuk PC bersama kawan-kawan di FB, postingan mereka kelihatan terus di newsfeed saya.

Ketika saya aktif di kantor, ya postingan kawan-kawan saya di kantor yang pada nongol. Pas saya aktif belajar bahasa Phyton, ya teman-teman yang mendalami bahasa pemrograman aja yang muncul.

Nah sekarang, ketika saya belajar pemasaran media sosial, kalianlah yang selalu muncul di hatiku, eh, di newsfeed ku.

Padahal kalau di cek, kawan-kawan saya kebanyakan masih pada aktif di FB.

Poin pertama: Kita jadi tahu bahwa tidak semua teman melihat apa yang kita post ke FB.

Poin ke dua: Kamu tahu pengertian “Postingan Viral?”

Kalau jawabanmu adalah postingan lucu-lucuan atau hoax, berarti kamu belum paham apa itu postingan viral.

Postingan viral adalah postingan yang menjangkau orang-orang yang bahkan kita tidak kenal. Jadi bila kita posting satu materi, nah materi ini dibaca teman FB, lalu dibaca temannya teman FB, lalu dibaca temannya teman-teman FB dan seterusnya, dan seterusnya, dan seterusnya.

Di tulisan saya kali ini tidak akan membahas mengapa sebuah postingan bisa viral. Tapi di bagian ini saya akan membahas mengapa FB mem-viral-kan postingan tersebut.

Facebook memiliki satu rumusan atau logaritma yang disebut dengan Edge Rank

Ingat ya, ini istilah penting untuk Social Media Marketer seperti kamu. Edge Rank adalah bagaimana FB memandang status sebuah postingan.

Apakah postingan ini berguna, biasa aja, hanya dimengerti oleh kalangan tertentu, status yang melanggar aturan FB atau mungkin juga postingan sampah yang harus segera dibuang?

Dari mana FB tahu kalau ini postingan bagus? Nah, disinilah keajaibannya, kawan-kawan. Dalam Edge Rank, FB punya 3 unsur utama:

1. Affinity

2. Weight

3. Time Decay

1. Affinity

Adalah level seberapa sering kamu berinteraksi dengan teman-teman FB. Semakin sering kamu berinteraksi dengan seorang atau beberapa orang (misalnya komen statusnya, nge-like, kirim message dan lain sebagainya).

Nah, FB menilai bahwa kita akrab dengan orang-orang ini. Sehingga apapun yang mereka posting, akan selalu muncul di News Feed kita.

2.Weight

Yakni banyaknya komen, like dan share dalam satu postingan. Seperti yang saya katakan tadi, bahwa semakin banyak komen like dan share, maka FB menilai bahwa ini adalah postingan yang bermanfaat.

Kemudian FB akan mem-push atau mendorong status tersebut di News Feed kita MESKIPUN kita tidak dekat BAHKAN KADANG TIDAK KENAL dengan si pemilik postingan.

Inilah kemudian yang disebut dengan Status Viral!

Dan menurut pengalaman saya, kita tidak begitu saja mendapatkan status viral asal-asalan. Kita akan diberikan postingan viral yang sesuai dengan interest kita.

Misalnya kita sering posting dan komen dan ngelike konten tentang internet marketing, maka topik-topik seperti itulah yang akan disajikan FB kepada kita. Kalau kita seneng nge-like status hoax ya… yang kita dapatkan status viral semacam itu, hehehe.

3. Time Decay

Ini bisa diistilahkan sebagai umurnya postingan. Dari beberapa sumber, umur postingan kita di FB hanya 6 sampai 7 jam. Malah ada juga yang berkata bahwa umur postingan hanya 2 jam. Kemana postingan kita setelah itu? Ya terkubur bersama status dan postingan yang lain.

Jadi kita dapat kesimpulan sementara:

1. Postingan yang berasal dari kawan dekat (affinity-nya tinggi) akan muncul di newsfeed kita.

2. Postingan yang memiliki komen, like dan share tinggi yang sesuai dengan interest kita, akan muncul di newsfeed.

3. Postingan yang sepi komen, like dan share akan hilang dari newsfeed teman-teman kita setelah beberapa jam.

Dari tiga rumus di atas kita bisa berusaha membuat postingan yang engagement nya tinggi. Caranya bagaimana? Berikut tipsnya, yang sebagian saya ambilkan dari buku Gara-gara Facebook:

1. Buat status yang panjang.

Ini bukan twitter, dan kamu tidak salah baca. Semakin panjang status/postingan, semakin bagus. Orang Indonesia itu tidak malas membaca kok.

Hanya saja kita perlu memastikan bahwa tulisan yang kita buat benar-benar bagus dan berbobot. Tidak bisa menulis berbobot, sewa penulis yang baik.

2. Tambahkan foto di setiap postingan.

Sekali lagi, ini tentang kualitas. Pastikan kualitas dan ukurannya tidak terlalu kecil. Bila kamu tidak ingin mengupload gambar makhluk hidup, kamu bisa menggunakan gambar lain yang mewakili atau simbolis.

3. berikan komen di status lawas.

Ini taktik kawan saya, Bang Andri (sengaja tidak saya tag karena beliau tidak mau di tag, hehehe) Jadi kalau kita punya status yang bagus, engagement nya tinggi tapi udah lama, komen lagi aja. Tulis judulnya di komen.

Nanti setiap orang yang pernah komen akan mendapat notifikasi. Biasanya ini akan mengundang komen dan like bahkan share dari orang yang baru.

Jadi beliau ini punya banyak status yang di komen, like dan share ratusan orang. Rahasianya ya itu. Tambahkan komen per berapa hari atau berapa pekan sekali.

Uniknya, ketika satu status lama di komen kembali, maka time decay (umur) nya jadi baru lagi. Status tersebut akan muncul di newsfeed.

4. Add Targeted Friends.

Ini juga super penting. Salah satu master internet marketing, Pak Yodia Antariksa mewanti-wanti para pengguna akun profil agar jangan berjualan sebelum friendlistnya penuh 5.000 orang.

Dan benar-benar usahakan agar friendlist kita tertarget. Maksudnya, bila kita jualan hijab, ya teman-teman nya adalah mereka yang butuh hijab. Jangan sampai kitanya jualan hijab tapi teman-temannya penuh dengan anak-anak alay. Waduh bro….

5. Like, komen dan share status kawan.

Ingat, akun profil FB pada dasarnya tidak dioptimasi untuk berbisnis. Tapi dengan fakta bahwa salah satu unsur utama yang diperhatikan FB adala afinity/kedekatan, maka kita bisa jadikan ini sebagai senjata.

Jadi, silahkan like komen dan share status kawan-kawanmu, BILA POSTINGAN MEREKA BERMANFAAT.

Jangan share berita yang belum jelas, kalau kamu tidak ingin berakir di penjara. You’ve been warned.

Dengan banyak komen, like dan share (engagement) di status orang lain, otomatif FB akan menilai kita dekat dengan orang tersebut. Kalau sudah begini, apapun yang kita posting, akan keluar di newsfeednya dia.

6. Posting di jam-jam orang pada lihat medsos.

Jam 7-8 pagi, jam 12-13 siang, jam 20-21 malam, atau rentang waktu yang lain.

Nah itu dia 6 hal yang bisa kita lakukan agar postingan kita nampak di mana-mana. Mungkin ini terdengar tidak terlalu berarti, karena kita mengejar penjualan.

YUK MULAI MOVE UNTUK PENCAPAIAN YANG LEBIH BAIK

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *