Pentingnya Business Plan Untuk Mencapai Penjualanmu

Business Plan

Kalau dengar nama Business Plan rasanya kok keren banget, ya.. Sepertinya kok lebih cocok untuk perusahaan besar, BUMN, dan semacamnya Kalau cuma jualan online atau sekelas UMKM apa juga butuh?

 Jawabannya: BUTUH.

Baik kecil atau besar, akan lebih baik jika kita punya business plan.

Mengapa? Karena business plan akan membantu kita menetapkan tujuan.

Bayangkan kamu menaiki sebuah mobil mewah. Kamu udah pasang sabuk pengaman, tangki bensin juga udah penuh. Pas starter mobil, tiba-tiba kamu sadar ini mau kemana nih? Mau ke pasar? ke sekolah? ke kantor? pulang ke rumah? atau sekedar jalan-jalan?

Nah bingung kan? Demikian juga jika bisnis yang kamu bangun tidak punya tujuan.

Apakah hanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari? Untuk jangka panjang? Atau untuk apa?

Jadi, yuk, kita coba. Yang belum punya business plan wajib bikin.

Kalau kamu udah punya bisnis, juga boleh ikutan bikin, kok.
Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang business plan

  • Tentukan kategori bisnis
    Apa kategori bisnismu, kuliner, finansial, fashion, fit and wellness, pendidikan? Jangan lupa ya tentukan kategori bisnis kalian.

  • Tentukan visi
    Visi itu kira-kira seperti “Apa sih, yang mau aku capai dari bisnis ini?”
    Visi ini bukan tentang punya rumah senilai 1 Milyar, lho ya.

    Tapi lebih ke motivasi atau manfaat apa yang ingin kamu berikan untuk calon pelanggan.

    Misalnya dengan bisnis ini aku ingin membuat pelanggan puas dengan masakan ku, dan akhirnya mau beli di warung ku setiap hari.

  • Tentukan target
    Apakah: Jangka pendek (1 tahun), Menengah (2-3 tahun), atau Jangka panjang (lebih dari 5 tahun).

    Masukkan juga kapan kamu akan mengevaluasi bisnis ini.
    Sekali lagi ini tidak tentang “punya mobil merk A, liburan ke luar negeri tiap tahun”,… bukan, Rudolfo.

    Tapi tentang target yang berkaitan dengan bisnis; misalnya jumlah cabang yang ingin dimiliki, omset bulanan pada tahun pertama, diversifikasi usaha yang akan dibuat, dan seterusnya.

  • Tentukan nilai unik produk
    Semua boleh jual kopi, tapi kira-kira apa yang membuat konsumen perlu beli kopi kamu?

    Apakah karena rasanya yang otentik banget? Karena harganya yang terjangkau? Karena kemasannya yang imut dan lucu? Karena pelayan tokonya ganteng/cantik bingits? Tentukan!

  • Kenali target market
    Bagian ini nggak hanya tentang gender, usia, tapi termasuk juga kebiasaan mereka dalam membuat keputusan, nilai yang mereka pegang, masalah yang sering mereka hadapi yang berkaitan dengan bisnismu, dan lain sebagainya.

    Oya, masukkan juga apakah jumlah mereka (populasi) cukup banyak, sehingga ada kesempatan produk atau jasa kamu terjual.

    Ini penting lho, kalau  kira-kira calon pelanggan kamu lebih sedikit dengan ketersediaan barang, potensi bisnis kamu berkembang juga kecil kan?

  • Siapa kompetitor kamu?
    Ini harus menjawab layanan yang seperti apa yang mereka berikan, berapa harga yang mereka patok untuk produk yang mereka jual, pelanggan seperti apa yang loyal terhadap mereka.

  • Sumber daya apakah kamu sudah punya cukup sumber daya?
    Jika masih butuh tambahan sumber daya, bagaimana kamu akan mencarinya; apakah dengan crowdsourcing, recruitment, dan seterusnya.

  • Jumlah modal yang kamu butuhkan termasuk bagaimana kamu akan memperolehnya. Hitung juga cadangan modalnya, ya.

  • Tentukan harga produk ini harus menjawab berapa BEP, dan omset yang kamu harapkan.

  • Tentukan strategi
    Produksi, distribusi, dan penjualan (marketing). Lengkapi dengan strategi apa yang akan dilakukan, jika rencana kamu tidak berjalan. sesuai rencana.


    Dan yang terakhir adalah, kapan kamu akan taking action
    Semua rencana diatas akan sia-sia jika tanpa action kan? Jadi tentukan juga kapan kamu akan mulai action.

Gimana, gampang kan bikin business plan?
Atau malah susah?


Yang jelas, susah atau gampang, business plan itu tetep harus dan kudu dibikin. Sekali lagi, dengan adanya business plan, Bisa menjadi jaminan jalan bisnis kita juga terasa lebih jelas. Jadi tahu besok mau apa, sama siapa, ketemu dimana dan seterusnya.







Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *