The power of mompreneur, manfaat keren dibalik profesi seorang emak pebisnis

Mompreneur

Menjadi seorang ibu kadang dihadapkan pada pilihan yang sulit, di satu sisi ingin memaksimalkan potensi atau memiliki penghasilan sendiri, disisi lain, ada kewajiban mengatur rumah tangga yang harus dilakukan. 

Ada baiknya jika kedua hal tersebut tidak saling dipertentangkan melainkan diusahakan agar dapat berjalan beriringan. 

Memaksimalkan potensi seorang ibu, tidak selamanya harus pergi keluar rumah, dari rumah pun, seorang ibu juga dapat memaksimalkan potensinya. Misalkan dengan mulai mempertimbangkan untuk membuka usaha dari rumah, alias menjadi seorang mompreneur

Oya, kamu sudah tahu belum, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari profesi seorang mompreneur, lho? Tidak percaya? Coba simak uraian di bawah ini.

Apasih Manfaat Menjadi Mompreneur?

Mompreneur

Menjadi seorang mompreneur itu melelahkan, sibuk terus, dan mungkin hanya memiliki waktu sedikit untuk beristirahat. Tapi dibalik ketidak nyamanan tersebut, ada banyak keuntungan yang dapat kamu peroleh. 

1. Memiliki penghasilan sendiri

Sudah menjadi rahasia umum, jika memiliki penghasilan sendiri lebih menyenangkan, dan bahkan bisa menambah kepercayaan diri. 

2. Bisa sebagai sumber cadangan dana keluarga 

Motivasi wanita berbisnis memang tidak selamanya terkait dengan uang, sebagian juga ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki. Tapi tak bisa dipungkiri, jika penghasilan yang dimiliki seorang ibu, juga bisa menjadi sumber penghasilan kedua bagi rumah tangga. 

3. Memberikan peluang pekerjaan bagi sesama wanita

Ketika menjalankan bisnis, tentu tidak bisa bekerja sendirian. kamu akan butuh bantuan orang lain agar bisnis bisa berjalan dengan lancar. Hal ini tentu saja, merupakan peluang pekerjaan bagi orang lain. 

4. Wawasan dan networking yang luas 

Ada banyak hal yang harus dipelajari saat terjun ke dunia bisnis. kamu pun akan perlu berkolaborasi dengan orang lain selama melakukan kegiatan operasional. 

Dari kedua hal ini, wawasan kamu pun akan semakin bertambah, dan networking pun semakin luas. 

5. Menjadi teladan untuk anak

Apa yang biasanya anak kecil jawab saat ditanya “mau jadi apa besar nanti”? Rata-rata, mereka akan menjawab menjadi dokter, guru, arsitektur, atau bidang profesional lainnya. 

Dengan berbisnis dari rumah, kamu akan memberi gambaran pekerjaan alternatif yang bisa dikerjakan dari rumah. 

Cara kamu menjalankan dua profesi, ibu rumah tangga dan mompreneur, juga akan menjadi contoh bagi anak bagaimana mengatur dan menggunakan waktu dengan tepat. 

Anak perempuan akan memiliki gambaran, kelak dewasa mereka tidak harus keluar rumah untuk memiliki penghasilan sendiri, dari rumah pun mereka dapat memaksimalkan potensi dan memperoleh penghasilan. 

Sementara pada anak laki-laki, mereka akan terbiasa membantu pekerjaan rumah tangga, dan lebih mandiri memenuhi kebutuhannya. 

6. me time yang produktif

Setiap wanita butuh waktu me time, waktu untuk memaksimalkan potensi, maupun mengerjakan apa yang disukai. Berbisnis berdasarkan hobi bisa menjadi sarana me time yang produktif untuk para ibu. 

Banyak kan manfaat yang bisa seorang ibu peroleh dari aktivitas berbisnis? Semakin bersemangat untuk berbisnis dari rumah? Berikut ini inspirasi cara menjadi mompreneur. 

Cara menjadi mompreneur

  • Kenali potensi

Jika bicara bisnis, kebanyakan kita berpikir tentang modal segepok, membuat contoh hasil produksi, dan masih banyak lagi. Tidak masalah jika memang modalnya ada, tapi jika tidak ada cobalah kenali dulu potensi yang kamu miliki dan ubahlah menjadi ide bisnis. 

Bagaimana jika merasa tidak potensi dan keterampilan? 

Kamu bisa mencoba melakukan teknik cermin. Agar bisnis laris dan enjoy menjalankan bisnisnya, cobalah petakan target market yang sesuai dengan gambaran kamu. 

Misalkan, kamu adalah 

  1. Ibu rumah tangga usia 28 tahun
  2. Punya anak 1
  3. cukup aktif di media sosial (facebook dan tik tok)
  4. ingin berbisnis untuk mendapatkan penghasilan tambahan
  5. suka belanja produk … (sebutkan kualitas, harga )
  6. Kegiatan sehari-hari …. 
  7. dan seterusnya

Dengan membuat daftar seperti di atas, kamu akan tahu, apa saja sebetulnya yang dibutuhkan pasar dengan target market yang seperti diri kamu juga. Dari hasil penggambaran itulah, kamu bisa mendapatkan ide bisnis yang tepat. 

  • Lakukan riset
Mompreneur

kamu lulusan akuntansi dan jago membuat analisa keuangan? Coba lakukan riset apakah ada kebutuhan pasar akan pencatatan dan analisa keuangan. 

Kesadaran akan manajemen keuangan saat ini semakin membaik, kamu bisa gunakan kesempatan ini untuk menciptakan peluang baru. 

Begitu pula jika kamu punya ketrampilan lain, lakukanlah riset terlebih dahulu apakah potensi kamu bisa dibisniskan. 

  • Buat business plan
Mompreneur

Jika market telah ditemukan, maka waktunya membuat business plan. Sulit? Tenang, panduanbisnis.net punya kok, panduannya di artikel “Pentingnya Business Plan”  

  • Kenali kondisi keuangan
Mompreneur

Saat membuat business plan, kamu tentu berapa modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Karena itu kenali dulu kondisi keuangan mu sekarang, jika tujuanmu berbisnis adalah untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka buatlah rencana bagaimana akan mengatur persentase antara membiayai bisnis dan memenuhi kebutuhan.

Jangan lupa diskusikan juga dengan pasangan tentang rencana bisnis dan bagaimana kamu akan mengatur keuangan saat sebelum dan sesudah bisnismu menghasilkan pemasukan . 

  • Belajar manajemen waktu

Menjadi mompreneur berarti memiliki dua kategori pekerjaan, jadi bersiaplah untuk belajar mengatur waktu dengan baik, agar kedua pekerjaan tersebut dapat berjalan beriringan. 

  • Cari komunitas mompreneur
Mompreneur

Banyak inspirasi menjadi mompreneur di luar sana. Kamu bisa temukan inspirasi tersebut di media sosial, kanal-kanal berita bisnis, atau malah dari komunitas mompreneur. 

Belajar dari para pebisnis wanita adalah salah satu tips sukses jadi mompreneur. Amati bagaimana cara mereka menjalankan bisnis, mengatur keperluan rumah tangga, keuangan, hingga bagaimana mereka membuat branding untuk bisnis mereka. 

  • Action
Mompreneur

Semua tips di atas akan sia-sia jika langkah terakhir ini tidak kamu lakukan. Ya, bisnis tidak hanya ada di angan-angan, tapi perlu dikerjakan. 

Apapun bisnis yang kamu pilih, pastikan bahwa kamu mengerjakan dengan profesional, baik dalam proses maupun manajemennya. 

Take away tips

Apapun pilihan bisnis yang kamu pilih, selalu bersiaplah untuk bekerja lebih keras dan belajar lebih banyak. Terdengar melelahkan? Tentu saja, bukankah kamu menjalankan dua profesi dalam waktu yang bersamaan? 

Tapi tidak perlu khawatir, akan tiba saatnya bisnis sudah seperti makan sehari-hari. Sementara pekerjaan rumah akan berjalan dengan otomatis mengikuti ritme bisnis. 

Selamat mencoba, sampai jumpa di tips bisnis berikutnya. 

Mompreneur

Artikel terkait: “Mempersiapkan Mental Tangguh untuk Emak Bisnis

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *